Catatan Masa Lalu Yang Terlupakan

Could It Be Rain, A Sadness Story

Tidak ada komentar
Bila . . .
Andai . . .
Mungkin . . .

Sebuah cerita hati sang penunggu hujan.
Sebuah catatan dari kesendirian dan kehampaan.
Sebuah kisah tentang kesedihan yang tak terlihat.

Setidaknya Aku masih memandang langit. Ya, langit yang biru kadang juga di hiasi awan. Hei ! apa kau melihat nya juga ? Ku harap iya, namun nyatanya tidak.
Ada kala dimana ku mampu tertawa namun tanpa rasa, hanya ada hampa tanpa kau ataupun dia. Tak apa, bukankah asalkan kau bahagia semua tak mungkin merasa.
Cukup Aku yang mengerti dan merasakan semua, cukup aku yang berteman sepi dan hampa hingga kalian cukup untuk merasa bahagia.

Terlalu banyak maaf yang terucap, terlalu banyak  kata cinta yang tak terungkap, yang ku mampu hanya melihat seraya menyimpan rasa.

Lupakanlah aku dan berbahagialah.

Untuk kalian yang menemukan kebahagiaan.

Tertanda,
Pria Penunggu Hujan.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

SIlahkan tinggalkan komentar