Jatuh Cinta Sendiri
Hei, apa kabar ? Aku kangen kamu.
Andai... semudah itu untuk menyapamu. Entah mengapa seketika saja bibirku kelu bahkan hanya untuk mengucapkai "hai". Mungkin, karena kau terlalu indah atau aku yang terlalu pengecut.
Kamu tau rasanya menjadi seorang pengagum rahasia ? Sakit, namun aku masih saja melakukannya. Satu hal yang ku pelajari dari mengagumimu, ikhlas. Iya, mudah memang mengatakannya namun tetap saja hati ini berontak. Emosi, panas, bahkan jantung ini menjadi berdetak tak karuan.
Jatuh cinta memang indah, termasuk jatuh cinta sendiri. Ya, jatuh cinta pada dirimu yang mungkin jatuh cinta pada orang lain, bukan aku. Aku tak mungkin bisa memaksamu untuk menyukaiku, yang ku bisa hanya menjadi selalu ada untukmu meski kau tak menyadarinya dan lebih memilih untuk mencari orang lain.
Suatu hari kamu akan bersama seseorang, aku harap itu aku. Namun, bila seseorang itu bukan aku, aku hanya berharap kau bahagia bersamanya. Berbahagialah untuk aku yang tak mampu untuk membahagiakanmu walau aku ingin. Hingga saat itu tiba aku hanya bisa selalu berada disisimu tak perduli kau sadari atau tidak dan pada saatnya nanti aku hanya bisa mengikhlaskan, sembari mendoakan akan kebahagiaan dan mengucap aku turut bahagia untukmu.
Tidak ada komentar :
Posting Komentar
SIlahkan tinggalkan komentar