Catatan Masa Lalu Yang Terlupakan

The Story Of Rain Lover Boy's

Tidak ada komentar
Aku sangat menyukai hujan . ya , hujan seakan memberikanku kehidupan. hujan mampu membuatku merasa tenang bahkan tersenyum . saat dunia tak lagi bersamaku , hujanlah yang menghiburku.

kesejukan dan ketenangan , ah . . . itulah yang aku suka dari hujan , mereka membuatku tersenyum , tertawa dan mengerti akan arti pentingnya hidup. hampa duniaku saat aku tak bertemu mereka.

kadang aku juga berteman matahari, siang , malam , tak lupa awan dan bulan . aku menyukai mereka semua terlebih bila semuanya saling bekerjasama , seperti matahari yang menyinari bumi setelah awan menutupi dan hujan yang membasahinya . namun bagiku , hujan di malam hari adalah yang terbaik. mereka memberikan kesejukan dan keteduhan saat aku merasa gundah di dalam tidurku.

aku suka hujan , aku suka air , dan aku suka dingin , tapi aku tak suka basah . bukan karena apa , tapi dingin yang terlalu menusuk adalah sesuatu yang aku benci , aku juga tidak suka panas yang menyengat dan kekeringan , itulah kenapa aku lebih menyukai hujan.

saat perasaan gundah , hanya hujan yang mampu mengerti aku . iya , aku , aku yang selalu menyendiri , aku yang selalu menutup diri , dan aku yang sering di sakiti. ya hujan menjawab semuanya dengan membuatku tersenyum.

aku tak mengerti kenapa mereka membenci hujan ? apa yang hujan telah perbuat ?  salahkah hujan ?
ah mereka saja yang tidak pernah mengerti akan hujan . ya hujan yang mengajarkan semuanya , hujan yang menjawab semuanya.

entah kenapa aku menyukai hujan , aku tidak dilahirkan saat hujan , juga tidak di lahirkan saat hujan darah atau air mata. yang aku tahu aku lahir saat matahari bersinar , mungkin saat itu ada awan dan hujan bersamanya , sehingga aku mengenal dan jatuh cinta padanya.

hujan juga mengajarkan cinta kepadaku . ya , cinta yang belum bisa di mengerti oleh  manusia hingga saat ini . hujan mengajarkanku tentang cinta yang tenang dan lembut , bukan cinta yang agresif dan kasar aku benci itu. cinta yang lembut dan tenang seperti air hujan yang jatuh tanpa ada halangan, tapi kenapa seakan semua hanya aku dan hujan yang bisa mengerti , kenapa mereka tidak ?

salahkah aku ? mencintai seperti hujan ? atau karena kalian anggap hujan hanya sementara ? haruskah aku mencintai seperti matahari ? yang selalu menyinari ? kadang memberikan kehangatan , dan kadang memberikan panas yang luar biasa ? aku tidak suka itu , aku lebih suka hujan.

suara air jatuh , hawa sejuk , bau segar air yang terbawa angin ... hujan seakan aku tak mau kehilangannya. seakan aku ingin hujan hadir dalam hidupku setiap hari , hujan yang menjadi guru , teman dan pemberi inspirasiku. hujan yang selalu mengerti dan memahami apa yang hati rasakan saat tak ada seorang yang kan peduli lagi.

apa kini kau mengerti kenapa aku begitu menyukai hujan ? apa kau juga akan menyukai hujan ? akankah hujan mampu membuatmu mengerti bagaimana aku ? kenapa hujan mau memberitahumu sedangkan mereka tak peduli dengan apa  yang aku beritahukan ? kamu... hujan...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

SIlahkan tinggalkan komentar